Sumber Gambar : autobild.co.id
Musik seperti sudah menjadi bagian hidup kebanyakan orang,
terlebih lagi bagi generasi muda yang suka dengan bermacam-macam genre musik.
Tak hanya di kamar, banyak generasi muda yang hobi
mendengarkan musik di dalam mobil sambil mengemudi.
Meski tidak selalu disarankan, mendengarkan musik bisa
membuat perjalanan panjang terasa lebih menyenangkan.
Tak hanya itu saja, mendengarkan musik klasik ketika
berkendara dinilai mampu menurunkan tingkat emosi pengemudi sehingga cenderung
mengemudi dengan aman.
Nah, untuk mendapatkan kualitas musik yang bagus, Anda tentu
harus mengotak-atik audio
system di dalam mobil.
Tak hanya mengganti speaker atau menambahkan subwoofer saja,
memasang peredam juga sangat dianjurkan untuk mengurangi kebisingan suara yang
berasal dari luar mobil.
Peredam memiliki dua fungsi utama berupa mengurangi getaran
dan kebisingan jalan, serta membuat sistem audio mobil terdengar lebih baik.
Hindarilah memasang speaker pada panel pintu karena bukan
tempat terbaik untuk speaker itu sendiri.
Hal ini karena panel pintu terbuat dari logam tipis yang
mudah bergetar ketika lagu-lagu sedang diputar di dalam mobil.
Getaran ini tentu akan sangat mempengaruhi akurasi dari
suara yang dihasilkan.
Bila dipasang peredam pada bagian panel pintu
mobil tersebut, Anda bisa mengurangi getaran yang timbul akibat speaker
yang terpasang.
Masalah lain yang sering timbul adalah adanya suara bising
dari luar sehingga kualitas suara di dalam mobil akan terganggu.
Anda akan menyadari jika suara musik terdengar lebih baik
jika berkendara pada kecepatan 25 mph dibandingkan ketika melaju cepat pada 60
mph.
Hal ini karena kebisingan jalan cenderung menutupi frekuensi
suara rendah di dalam mobil, sehingga sistem audio di dalam mobil pun ikut
menjadi berisik.
Dengan adanya peredam, Anda bisa menurunkan tingkat
kebisingan di dalam kabin sehingga tidak perlu menaikkan volume musik lebih
keras ketika mengemudi sambil mendengarkan musik.
Sumber: http://www.audiomobilbsd.com/

0 comments