Powered by Blogger.

Tribun Otomotif

Berbagai Sajian Terhangat Dunia Otomotif

  • Home
  • Berita
  • Tips dan Trik

CATEGORY >

Sosok Volkswagen I.D Buzz Concept diperkenalkan kurang lebih setahun silam. Mobil setrum ini merupakan bentuk interprestasi modern dari sosok klasik VW Combi yang melegenda. Pabrikan Jerman ini pun melakukan eksplorasi pada mobil 8 tempat duduk tersebut dengan memperkenalkan varian kargo yang ditargetkan untuk penggunaan komersial.
Dari dimensi hampir tak ada perbedaan, namun perbedaan mencolok ada pada bagian belakangnya. Buzz Cargo hanya memiliki satu pintu geser yang terletak di sisi penumpang. Mobil ini tidak memiliki jendela di bagian belakang. Sedangkan pintu belakang mengadopsi model barn door yang lebih praktis untuk keluar masuk barang.
Pada bagian atap tak ada sunroof, sebagai gantinya atap dijejali dengan solar panel yang membantu meningkatkan jangkauan jelajah Buzz Cargo 15 km per hari.
Seperti dilansir autoindustriya.com (24/09), Buzz Cargo juga digunakan sebagai ruang kerja mobile. Di dalam kabinnya terdapat kompartemen untuk membantu mengoptimalkan ruang kargo. Walau dirancang sebagai mobil komersial, area kargonya dilengkapi dengan berbagai sensor dan penataan sistem pencahayaan. Dengan demikian memungkinkan pengemudi untuk melacak semua barang yang dimuat di dalamnya. Ketika menggunakan mode otonomous, pengemudi dapat melakukan pekerjaan lain atau mengurus hal lainnya melalui komputer on-board pada mobil.
Sama seperti I.D. Buzz, mobil ini menggunakan platform modular modular baru Volkswagen yang juga digunakan dalam I.D. model. Motor listrik berkekuatan 203 PS mengambil daya dari baterai 48 kWh, di mana baterai tersebut bisa diisi hingga 80 persen hanya dalam 15 menit menggunakan sistem pengisian cepat.
Walau diperkenalkan belakangan, namun Volkswagen merencanakan untuk meluncurkan Buzz Cargo lebih dulu tepatnya pada 2021 nanti. Sedangkan model I.D Buzz akan menyusul setahun kemudian.
sumber : carreview.id
Share on:

Event yang digelar pada tanggal 12 – 16 September 2018 ini bertujuan untuk menampilkan varian baru Mitsubishi Xpander yaitu Sports MT dan GLS AT. Selain itu, Mitsubishi juga mengenalkan warna baru Mitsubishi Xpander yaitu ‘Deep Bronze Metallic’.

Event yang digelar pada tanggal 12 – 16 September 2018 ini bertujuan untuk menampilkan varian baru Mitsubishi Xpander yaitu Sports MT dan GLS AT. Selain itu, Mitsubishi juga mengenalkan warna baru Mitsubishi Xpander yaitu ‘Deep Bronze Metallic’.

Dengan aktivitas Special Exhibition Mitsubishi Motors, MMKSI bermaksud mensosialisasikan varian baru model Mitsubishi Xpander yakni Sport MT dan GLS AT yang dihadirkan untuk memperkaya pilihan konsumen sesuai dengan kebutuhan serta preferensinya akan kendaraan keluarga unggulan,” ungkap Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI.

Mitsubishi Xpander Sport MT dan GLS AT diluncurkan pertama kali pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018. Kehadiran kedua tipe tersebut diklaim akan memberi kemudahan pelanggan dalam memilih mobil sesuai dengan kebutuhannya.

Tidak hanya itu PT MMKSI juga menghadirkan Mitsubishi Triton Athlete, Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4x2 dan Mitsubishi Pajero Sport PX sebagai unit yang dipamerkan. Untuk memberikan impresi berkendara kepada konsumen kendaraan Mitsubishi Motors, MMKSI menyiapkan lima unit tes drive yang terdiri dari model Mitsubishi Xpander, Mitsubishi Pajero Sport dan Mitsubishi Outlander Sport. [Adi/Ari]

sumber : .mobil123.com
Share on:

Berdasarkan keterangan agen pemegang merek (APM) tersebut di Indonesia, harga Toyota Agya, Calya, Fortuner, plus Kijang Innova kini per Agustus sudah naik dengan kisaran beragam. Agya dan Calya naik sekitar Rp 150 ribu, begitu juga dengan Fortuner yang sekarang lebih mahal ratusan ribu rupiah. Sementara, banderol Kijang Innova meninggi antara Rp 3 juta atau Rp 6 juta tergantung varian.
Henry Tanoto, Wakil Presiden PT. TAM, menjelaskan kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu komponen biaya yang berpengaruh dalam penentuan harga jual kendaraan. Tren depresiasi kurs rupiah hingga hampir Rp 15 ribu per dollar AS pada saat ini pun memberikan dampak pada komponen-komponen biaya Toyota.
Tapi bukan kurs yang menjadi pertimbangan utama dalam penyesuaian harga Agya, Calya, Fortuner, serta Kijang Innova bulan lalu. Sayang, komponen biaya apa yang melatarbelakangi kenaikan harga tidak bersedia dijelaskan

“Kalau yang kemarin itu kenaikannya enggak semua model, kan. Itu karena komponen-komponen biaya yang tak bisa saya sebutkan semuanya dari mana,” ucapnya menjawab pertanyaan Mobil123.com pascaJambore Toyota 2018, Sabtu (8/9/2018) di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Berdasarkan penelusuran di situs resmi Toyota Indonesia, harga on-the-road Jakarta Agya kini Rp 133,55 – 153,95 juta, sedangkan Calya Rp 135,55 – 153,10 juta. Fortuner, di sisi lain, menjadi Rp 471,85 – 663,95 juta. Sementara, Kijang Innova, dari varian terendah sampai Venturer, menjadi Rp 305,15 juta – 460,25 juta.
Efisiensi
Toyota mengaku masih berupaya menahan mayoritas modelnya di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang cukup besar saat ini. Keputusan tersebut diambil setelah melihat berbagai aspek seperti kondisi pasar, penerimaan konsumen, serta keyakinan situasi ini bersifat temporer dan harga mobil tidak bisa dinaik-turunkan begitu saja sewaktu-waktu.
“Situasi kenaikan nilai tukar tentu saja memberikan dampak kepada komponen-komponen biaya kami. Itu sudah pasti. Namun, penentuan harga enggak semata-mata dilihat dari satu aspek. Kami juga misalnya melakukan efisiensi di beberapa hal dan kami juga melihat kondisi pasar dan konsumennya sendiri,” buka Henry. [Xan/Ari]

sumber :mobil123.com
Share on:

Gempuran mobil murah dari Toyota, Honda, Daihatsu, dan kawan-kawan membuat Datsun berbenah diri. Mereka akhirnya merilis generasi kedua dari Datsun Go dengan sebutan “All New Datsun Go”. Agar bisa bersaing melawan mobil murah sekelasnya, Datsun memembekali mobil ini dengan beragam penyegaran yang membuat mobil ini terlihat lebih modern, dan stylish. Datsun juga menyediakan varian CVT yang sebelumnya tidak dimiliki Datsun Go, sehingga kita bisa memilih varian transmisi sesuai kebiasaan dan kenyamanan kita dalam mengendarai mobil.
Perubahan paling tampak pada All New Datsun Go bisa terlihat dari segi eksterior. Sekarang mobil ini terlihat lebih modern dengan lampu utama berbentuk 3D dan dilengkapi Daytime Running Light yang berada dibagian bawah bumper depan. Semua perubahan ini dilakukan agar penjualan Datsun Go semakin meningkat, dan bisa bersaing melawan Toyota Agya dan Daihatsu Ayla yang terlebih dahulu mengalami perubahan. Nah bagi sobat yang penasaran ingin mengetahui apa saja perubahan yang dimiliki Datsun Go generasi kedua, silahkan simak ulasan spesifikasi dan harga All New Datsun Go berikut ini.
sumber : otomaniac.com
Share on:
  • ← Previous post
  • Next Post →
  • Blog ini hanya menyajikan kumpulan berita dan tips mengenai dunia otomotif.
  • Halo nama saya Wenona Timbisha. Saya tinggal di Malang.

Wenona Timbisha

Pendiri Website
Recent Post
Labels
  • Berita
  • News
  • Tips dan Trik

Blog Archive

  • Dec 2016 (4)
  • Jan 2017 (3)
  • Feb 2017 (4)
  • Mar 2017 (5)
  • Apr 2017 (4)
  • May 2017 (4)
  • Jun 2017 (3)
  • Jul 2017 (4)
  • Aug 2017 (5)
  • Sep 2017 (4)
  • Oct 2017 (5)
  • Nov 2017 (2)
  • Sep 2018 (4)
  • Oct 2018 (3)
  • Aug 2020 (1)
  • Sep 2020 (2)
  • Oct 2020 (2)
  • Nov 2020 (2)
Facebook Twitter Gplus RSS

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Tribun Otomotif

Berbagai Sajian Terhangat Dunia Otomotif

  • Home
Created By SoraTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates