Sumber Gambar : tribunnews.com
Setelah sebelumnya dibahas apa penyebab miringnya bodi mobil kali ini ada tips untuk mengukur apakan bodi mobil anda miring atau tidak. Yang perlu anda butuhkan adalah lahan parkir yang rata , waterpass dan meteran. Yang paling penting adalah anda harus memakirkan mobil anda di permukaan jalan yang rata dan mendatar. Sebagian dari anda mungkin tak yakin apakah jalanan tersebut datar atau tidak. Inilah fungsinya waterpass. Anda dapat gunakan waterpass untuk memastikan datarnya kondisi tempat parkir. Caranya adalah dengan posisikan waterpass dua kali dengan posisi diagonal saling menyilang, atau seperti membuat huruf X. Pastikan kedua posisi tersebut, titik gelembung udara berada di tengah atau sekiranya tidak menyimpang terlalu jauh.
Untuk melakukan pengecekan ini anda tidak boleh mengisi mobil dengan penumpang atau barang dengan bobot signifikan. Mobil tentunya akan miring dengan bobot tersebut. Setelah mendapat kondisi yang pas dan jalann yang rata, anda dapat mengukur dengan gunakan meteran. Tentukan titik atas pada bagian mobil dan gunakan permukaan jalan sebagai titik bawah. “Pada dasarnya, Anda bebas menentukan titik atas pengukuran. Asal konsisten pada sisi kiri dan kanan,” ujar Iwan Abdurahman, General Repair Service Manager Workshop Department PT Toyota Astra Motor. Anda dapat gunakan ujung bawah sepatbor bagian tengah sebagai titik atas pengukuran. Namun akan lebih baik bila Anda memberikan tanda pada titik atas pengukuran menggunakan plester kertas atau spidol nonpermanen.
Lalu tarik meteran dari titik atas tersebut, lurus langsung ke aspal lalu catat berapa hasilnya. Kemudian, Anda hanya perlu berpindah ke sisi ban sebaliknya dan lakukan pengukuran dengan titik atas yang serupa. Jika hasil pengukuran terdapat selisih 3-5 mm antar tiap sisi, itu terhitung wajar. Hal itu mungkin terjadi karena posisi parkir Anda yang mungkin tidak 100% rata. Atau bahkan komponen berat pada mobil seperti tangki bahan bakar dan tabung tengah knalpot, yang memang ditempatkan lebih condong ke arah salah satu sisi mobil. Namun jika hasil pengukuran memiliki selisih hingga 35 mm lebih, Anda patut curiga karena bodi mobil sudah termasuk miring.
Sumber : Tribunnews


0 comments