
Sumber Gambar : konfrontasi.com
Banyak sekali gaya modifikasi yang bisa Anda adopsi untuk merombak mobil kesayangan, namun setiap daerah tentu memiliki gaya modifikasi favorit. Contohnya di Bali yang cenderung menyukai gaya modifikasi ekstrem, hal ini terlihat pada mayoritas kendaraan spesifikasi kontas di Pulau Dewata itu. Putu Wijaya pun menjadi salah satu peserta yang juga menyukai dan menggunakan modifikasi gaya ekstrem ini dengan mengandalkan salah satu mobil terlaris yakni Toyota Yaris Tipe E 2006. "Memang sengaja mengorbankan 1 unit kendaraan bermesin 1NZ-FE ini, untuk dirombak secara ekstrem. karena memang targetnya menjadi King Nominee," ujar pemuda 24 tahun ini. Akan tetapi, Putu tak asal merombak kendaraan kesayangannya ini karena ia ingin melakukan modifikasi terkonsep dan harus bisa jadi weekend car. Untuk bagian mesin, Putu masih mengandalkan parts bolt-on.
Namun bukannya menggunakan turbo, Putu justru menggunakan kompresor atau supercharger lansiran merk lain. Ia mengaku jika proses pemasangan kit kompresor tidak susah karena bracket dan pulley serta fan belt sudah tersedia. Apalagi, supercharger terbilang cocok untuk kendaraan kontes yang memiliki bobot jauh lebih berat dibandingkan standar karena sudah bekerja sejak mesin dihidupkan. Karena pasokan udara yang bertambah, tentu membutuhkan debit bensin yang juga sesuai. Masalah ini diatasi Putu dengan menggunakan piggyback. Putu mengandalkan panel-panel berlapis serat karbon agar tampilan interior nampak eksotis. Dashboard asli Toyota Yaris ini juga dilapisi seluruhnya dan ditambahkan tow tone dengan paduan serat karbon merah dan hitam supaya tidak monoton. Karena mobil akan dipergunakan untuk kontes dan juga daily use, maka tidak masalah jika hanya menggunakan 2 buah jok reclining. Namun untuk meng-adjust jok tersebut tidak akan bisa maksimal karena mentok dengan perangkat audio yang cukup menyita ruang kabin belakang. Meski terbliang cukup ekstrem, masih ada kesan Yaris pada pilar A dan C yang dibiarkan standar dan hanya menghilangkan pilar B. Sedangkan untuk mekanisme buka tutup pintu depan dan belakang menggunakan motorized. Akan tetapi, cara membukanya berbeda karena pintu depan menganut gaya butterfly dan pintu belakang dibuat sliding. Putu pun harus membuat engsel pintu baru dengan menggunakan plat besi 5 mm dan paduan motorize serta 2 buah sokbreker bagasi. Hal ini ia lakukan supaya kerja motor tidak terlalu berat serta agar supaya motor penggerak naik turun pintu lebih awet. Nah, untuk urusan body, Putu lebih memilih menggunakan bahan fiberglass. Ia pun menambahkan beberapa panel menggunakan serat karbon seperti spion, bagasi dan juga lips. Bali memang sudah sangat terkenal sebagai pulau seni, untuk itu bagian yang patut diacungi jempol dari mobil ini adalah permanent tattoo atau airbrush. "Detailnya sangat rapi dan percaya atau tidak, ini dibuat dengan teknik free hand alias tanpa masking," terang pehobi motor besar ini.
Sumber: http://www.otomotifnet.com/

0 comments